Belajar membuat Term of Reference , Bussiness Requirment Division dan Gant Chart (Contoh Kasus Proyek E-ktp) part1

Standard

Kali ini saya memposting tugas yang pernah di berikan dosen saya di perkuliahan,sebenarnya saya bingung ini mata kuliah apa sebenarnya, karena dosennya ngajar 3 matakuliah dalam satu hari…(fufufuufu)

Disini saya belajar bagaimana cara membuat suatu proposal dalam membuat sebuah proyek besar(yang biasanya dilakukan tender untuk mendapatkan proyek tersebut). Yang  diperlukan adalah dokumen TOR (Term Of Reference) dan BRD (Bussiness Requirment Document). Nah seetelah berhasil mendapatkan proyek tersebut, kita memerlukan Gant Chart. Bagi masih pertama kali membuat atau pertamakali dengar pasti binggung apa beda dari dan gunanya tiga jenis dokumen diatas.

  1. TOR ( Term Of Reference)

Dokumen TOR ini berisi tentang profil dari sebuah perusahaan ,jajaran direksi, SDM yang diperlukan (SDM yang akan diajukan sebagai pekerja dalam proyek)  dan lain-lain. TOR ini juga biasa disebut dengan kerangka acuan. Isi TOR harus benar- benar diperhitungkan benar2 sesuai dengan keadaan real di lapangan.

Berikut Contoh tampilan awal  TOR

Bagi yang mau download contoh TORnya disini :  download contoh TOR proyek e-ktp

2.BRD (bussiness Requirment Division)

Dokumen BRD berisi Latar Belakang proyek dilaksanakan , Tujuan proyek, Scope Bussiness (batasan masalah) yang berisi kekurangan ang menjadi sebuahkeuntungan (kurang lebih kaya gtu dah) , jumlah dana proyek dan lain2

Berikut Contoh tampilan awal  BRD

download contoh BRDnya disini : download BRD E-ktp

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s